Kamis, 05 November 2009

Elvis Presley

Elvis Presley
Elvis Aron Presley
Laki-Laki
Tupelo, Mississippi, Amerika Serikat, 08 Januari 1935

Lihat Lirik Lagu Elvis Presley


Tinggi Badan
:
184


Biografi :

Elvis Aron Presley lahir 8 Januari 1935 di Tupelo, Mississippi adalah seorang penyanyi rock 'n' roll legendaris Amerika Serikat. Elvis juga dikenal dengan "The King" dan "The King of Rock 'n' Roll". Selain penyanyi, The King adalah seorang produser musik dan aktor.

Berkat lagu-lagunya yang memadukan irama rock 'n' roll dengan lagu-lagu ballad, dunia rock 'n' roll memperoleh fondasi komersial yang selanjutnya dapat dikembangkan musisi rock 'n' roll penerusnya.

Pada masa kejayaannya, konser-konser Elvis dihadiri penggemarnya (kebanyakan remaja) dalam jumlah yang sangat besar. Gaya, sifat, serta cara berpakaiannya menjadi simbol bagi musik rock 'n' roll dan banyak ditiru penggemarnya. Bahkan 4000 remaja Inggris menahbiskan Elvis sebagai raja trendsetter tata rambut sepanjang zaman.

Awal perkenalan Elvis dengan dunia rekaman di mulai saat musim panas 1953. Elvis membayar US$3,98 untuk merekam dua buah lagu di perusahaan Sun Studios sebagai hadiah ulang tahun bagi ibunya. Pendiri Sun, Sam Phillips, tertarik pada suaranya dan memanggilnya pada Juni 1954 untuk mengisi posisi penyanyi ballad yang sedang kosong.

Tahun 1956 merupakan awal karir Elvis sebagai penyanyi profesional. Tanggal 27 Januari Elvis merilis single pertamanya Heartbreak Hotel, dibawah label RCA Victor Records. Tanggal 23 Maret, RCA merilis album pertama Elvis , bertajuk: ELVIS PRESLEY.

Pada tahun yang sama, 16 November, film pertama Elvis, LOVE ME TENDER, diluncurkan. Film ini menuai banyak kritik, namun mendapat angka penjualan yang sangat baik. Secara keseluruhan Elvis tampil dalam 31 judul film.

Hasil penjualan album perdana Elvis meledak menjelang akhir 1950-an dengan hit-hitnya, antara lain All Shook Up, (Let me be your) Teddy Bear dan I Need Your Love Tonight. Meskipun demikian, banyak kritikus tidak terkesan. Selain itu, penampilan Elvis di panggung banyak menuai kritik, karena dianggap sebagai pornografi.

Bulan Desember 1957, Elvis dipanggil untuk ikut tugas militer dengan Angkatan Bersenjata AS. Ia resmi masuk Angkatan Bersenjata pada 24 Maret 1958, kemudian ditugaskan di Jerman, dan dilepastugaskan dengan hormat dua tahun kemudian.

Sekembalinya dari wajib militer, karir musiknya sempat meredup akibat "diganggu" profesi lainnya sebagai aktor dan hilangnya peranan dia dalam memilih jenis lagu yang ia mainkan. Selain itu, terjadi kebangkitan musik Britania/Inggris (British Invasion; The Beatles, The Rolling Stones, dan lain-lain).

Elvis melakukan comeback, yang sukses melalui penampilan televisi pada 3 Desember 1968 berjudul '68 Comeback Special. Karir musiknya kembali bersinar setelah ia mendapatkan kesempatan dalam acara tersebut untuk bermain dalam jalur yang paling ia sukai, rock 'n' roll.

Pada tahun berikutnya, Elvis memulai penampilan live yang laris di berbagai tempat, diawali dari Las Vegas dan berlanjut negara-negara bagian lainnya di Amerika Serikat. Antara tahun 1969 dan 1977, The King of Rock 'n' Roll tampil dalam 1.000 acara yang tiketnya terjual habis.

Akibat kecanduan obat-obat dokter seperti obat tidur, kesehatan dan penampilannya mengalami penurunan sekitar pertengahan 1970-an. The King tampil untuk terakhir kalinya dalam sebuah konser di Market Square Arena di Indianapolis, Indiana tanggal 26 Juni 1977.

Pada 16 Agustus 1977, Elvis ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Graceland, Memphis akibat serangan jantung. Saat itu ia berusia 42 tahun.

Keith Richards


Keith Richards
Keith
Keith Richards
Laki-Laki
Dartford, Kent, Inggris, 18 Desember 1943


Biografi :

Keith Richards adalah salah seorang pendiri kelompok musik rock The Rolling Stones. Lahir di Dartford, Kent, Inggris, 18 Desember 1943, bersama sahabatnya Mick Jagger dan Brian Jones pada 1962 mendirikan grup yang populer dengan lagu Satisfaction, Jumpin'Jack Flash, Miss You dan Start Me Up itu.

Dalam perjalanan karirnya, Keith juga menjalani solo karir, di antara lagu yang dirilis solo adalah Run Rudolph Run, Take It So Hard, You Don't Move Me, Struggle, Wicked As It Seems dan Eileen.

Gitaris yang pernah mengalami gagar otak ringan setelah mengalami kecelakaan di pulau Fiji saat liburan itu, hingga kini sebagai sahabat Mick Jagger aktif di The Rolling Stones serta mendukung konser-konser keliling dunianya.

Selain sebagai musisi, Keith juga pernah bermain dalam film sukses PIRATES OF THE CARIBBEAN: AT WORLD'S END dengan perannya sebagai Teague Sparrow, ayah Kapten Jack Sparrow yang diperankan Johnny Depp.

Keith Richards


Keith Richards
Keith
Keith Richards
Laki-Laki
Dartford, Kent, Inggris, 18 Desember 1943


Biografi :

Keith Richards adalah salah seorang pendiri kelompok musik rock The Rolling Stones. Lahir di Dartford, Kent, Inggris, 18 Desember 1943, bersama sahabatnya Mick Jagger dan Brian Jones pada 1962 mendirikan grup yang populer dengan lagu Satisfaction, Jumpin'Jack Flash, Miss You dan Start Me Up itu.

Dalam perjalanan karirnya, Keith juga menjalani solo karir, di antara lagu yang dirilis solo adalah Run Rudolph Run, Take It So Hard, You Don't Move Me, Struggle, Wicked As It Seems dan Eileen.

Gitaris yang pernah mengalami gagar otak ringan setelah mengalami kecelakaan di pulau Fiji saat liburan itu, hingga kini sebagai sahabat Mick Jagger aktif di The Rolling Stones serta mendukung konser-konser keliling dunianya.

Selain sebagai musisi, Keith juga pernah bermain dalam film sukses PIRATES OF THE CARIBBEAN: AT WORLD'S END dengan perannya sebagai Teague Sparrow, ayah Kapten Jack Sparrow yang diperankan Johnny Depp.

Keith Richards: Alkitab Itu Membosankan!

Lihat Biografi Keith Richards
Memang aneh pemikiran gitaris The Rolling Stones, Keith Richards. Selain membenci musik modern, ia juga mengungkapkan tidak menyukai Alkitab. Pasalnya, menurut Richards kitab suci itu gampang membuatnya bosan.

Rocker veteran ini mengatakan ia sering mencoba secara reguler membaca kalimat-kalimat religius dalam Alkitab dan berusaha mengerti apa yang orang-orang maksud dengan 'menarik'.

"Aku sering membaca Alkitab tapi itu membuatku bosan bukan kepalang. Aku hanya ingin tahu apa yang ada di pikiran orang lain saat mereka bilang itu menarik," ujarnya pada Sun Media.

"Mengapa mereka sangat bergantung pada Alkitab, hal-hal berbau 'Pada Awalnya'? Ah biasa saja. Setidaknya hidup kita tetap stabil. Alkitab mengatakan hal yang sama sejak aku masih kecil," tambahnya lagi.

Richards mengungkapkan hal itu dalam event promosi untuk dokumenter terbaru berjudul SHINE A LIGHT karya Martin Scorsese mengenai band legendaris rock n roll.

KEITH RICHARDS Rekaman Bareng JACK WHITE!

Band Rock & Roll paling legendaris di dunia, Rolling Stones. Di beritakan akan segera mengerjakan album terbarunya lagi tahun depan, asalkan para “Opa” rock & roll ini tetap pada ‘jalurnya’, terutama sang gitaris Keith Richards.



Seperti yang di ucapkan langsung oleh Keith Richards sewaktu di interview oleh majalah Rolling Stoens Amerika, Keith berkata, “Gue akan berusaha untuk mengumpulkan semuanya lagi (para personil Rolling Stones). One way or another, I’ll get them back in line.” ucap Keith Richard berkomentar mengenai rencana pembuatan album terbaru Rolling Stoens. Sementara ini, Keith Richards juga di beritakan sedang meekam beberapa lagu dengan icon musik rock & roll era millenium ini yang bernama, Jack White. “Gue menikmati banget berkerja sama dengan Jack (White), kita telah merekam beberapa track lagu baru yang keren banget sejauh ini.” lanjut Keith Records mengomentari kerja sama yang di lakukan olehnya dengan icon musik rock & roll saat ini tersebut.



Lalu terdengar kabar juga, bahwa Jack White akan menjadi produser untuk album terbaru Rolling Stones, yang langsung di konfirmasikan oleh Keith Richards, dengan mengatakan, “Gue gak bisa memenuhi jawaban untuk kabar tersebut. Namun yang pasti, gue dan Jack memang sedang membuat sesuatu..” jawab Keirh Richards.

Deddy Stanzah,Mick Jagger made in Kota Kembang

Bangun pagi rock n'roll
Lagi mandi rock n'roll
Sambil makan rockn'roll
Pergi sekolah rockn'roll
Tiada hari tanpa musik rockn'roll

Lirik lagu Rock N'Roll yang dilantunkan mendiang Deddy Stanzah, sesungguhnya menyiratkan sosok pria kelahiran 14 April 1949, itu, hidupnya untuk musik rock. Rasanya hanya Deddy Stanzah, pemusik rock, yang tetap bersikukuh dan konsisten dengan jenis musik ini. Musik rock seolah mengalir di denyut nadinya.
Di saat sederet penyanyi rock lain melantunkan lagu-lagu di luar musik ini, Deddy Stanzah tetap memeluk musik rock dengan setia hingga ajal menjemputnya pada Senin, 22 Januari 2001, pukul 23.00 WIB.

Bercorak rock n'roll
Pamor penyanyi bernama asli Dedi Soetansjah ini mulai mengkilap ketika membentuk The Rollies, 40 tahun yang silam. Saat itu, Deddy bersua dengan mendiang Delly Djoko Alipin dari kelompok Genta Istana dan Tengku Zulfian Iskandar Madian, serta Iwan Krisnawan, keduanya adalah personel kelompok Delimars. Mereka kemudian sepakat membentuk sebuah band bercorak rock n'roll yang memainkan repertoar The Beatles, The Bee Gees, The Hollies, The Rolling Stones, Beach Boys, dan banyak lagi. Deddy Stanzah lalu memberi nama kelompok ini, The Rollies. ''Karena dua personel berambut ikal atau roll dan dua lainnya berambut lurus, saya gabung dan jadilah Rollies,'' cerita Deddy Stanzah satu ketika.
Terbentuknya The Rollies terjadi pada April 1967, saat itu, di penjuru dunia tengah berlangsung British Invasion dengan merebaknya popularitas The Beatles hingga The Rolling Stones. Deddy tak pelak lagi adalah penggagas The Rollies. Ayahnya yang membuka usaha perhotelan di Bandung, Jabar, dilibatkan sebagai penyandang dana The Rollies. Sang ayah bahkan menyediakan seperangkat alat band lengkap untuk eksistensi The Rollies.
Di tahun 1969, The Rollies mendapat kontrak main di klab malam Singapura. Peluang emas ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh mereka. Bahkan, The Rollies juga mendapat kesempatan membuat album rekaman di perusahaan Phillips dan menghasilkan dua album: The Rollies dan Halo Bandung.
Formasi The Rollies saat menginjakkan kaki di Singapura telah berubah dengan masuknya Benny Likumahuwa (trombone,saxophone ,flute) dan Bangun Soegito Tukiman (vokal,trumpet, biola). Tak lama berselang, The Rollies mulai mengarahkan diri sebagai kelompok rock dengan sentuhan alat tiup seperti Chicago, Blood Sweat & Tears maupun Tower of Power. Bersama The Rollies, Deddy Stanzah sempat mendukung sebanyak lima album. Tiga album di antaranya direkam oleh Remaco dan Purnama Record. Karena ketergantungan dengan narkotika, menyebabkan The Rollies harus mengambil keputusan yang ekstrim, yaitu meninggalkan Deddy Stanzah, sang penggagas The Rollies pada tahun 1974.
Limbung
Selepas dari The Rollies, Deddy Stanzah, sempat limbung dan frustrasi. Tapi, dia harus menelan konsekuensi, karena ketidakdisiplinan yang dilakukannya sendiri. The Rollies saat itu tengah berada dalam puncak kejayaan.
Tak lama berselang, Deddy direkrut grup rock tersohor Jakarta, God Bless. Ia masuk menggantikan posisi Donny Gagola sebagai pencabik bass. Donny sendiri mengisi posisi gitar yang ditinggalkan Ludwig LeMans. Namun, karena tidak becus dalam menunaikan tugas sebagai pemusik profesional, akhirnya Deddy Stanzah didepak dari God Bless setelah bergabung sekitar empat bulan dan hanya sempat sekali manggung di Palembang.
Selepas dari God Bless, Deddy mencoba bersolo karier. Dia sering tampil di berbagai pentas pertunjukan dengan berbekal sebuah gitar akustik saja. Dan, ternyata Deddy memang dianggap berhasil. Dengan kharisma dan karakter musik yang kuat, seniman ini memang berhasil menaklukkan ribuan penonton yang menjejali arena pertunjukan. Dengan mengadopsi pengaruh dari Mick Jagger dan Jimi Hendrix, serta Jim Morrison, Deddy Stanzah berhasil membentuk jatidiri musikal yang kukuh.
Walaupun demikian, Deddy masih belum jera untuk membentuk kelompok musik. Bersama dengan gitaris, Chris Manuel Manusama (pencipta lagu Kidung yang kini menjalani hidup sebagai pendeta) dan Yaya Moektiyo (drummer Cockpit dan God Bless), dia membentuk kelompok Tripod. Trio ini memang dinilai cukup potensial. ''Tapi, sayangnya mereka sering mabuk. Jadi main musiknya sering tak terkendali,' ' kenang Chris Manusama yang kini sering bolak-balik Ambon dan Belanda.
Dalam beberapa kesempatan, Tripod didukung Triawan Munaf dari kelompok Lizzard dan Giant Step. Saat itu, Tripod mulai membawakan repertoar dari Queen seperti March of Black Queen.
Sarat sensasi
Di bulan Mei 1976, atas gagasan wartawan musik, Denny Sabri, yang terobsesi ingin membentuk grup rock tangguh, lalu merekrut Deddy Stanzah (vocal,bass) , Deddy Dorres (vocal,gitar, keyboard) , dan Jelly Tobing (drums). Trio ini lalu diberinama Superkid. Seperti telah disiasatkan, grup ini selalu sarat dengan sensasi.
Superkid selalu diberitakan pada majalah Aktuil, tempat Denny Sabri bekerja. Superkid dari tahun 1977 hingga 1988 berhasil merilis enam album. Mungkin, inilah satu-satunya grup musik yang didukung Deddy Stanzah yang cukup lama bertahan, walaupun eksistensinya sering timbul tenggelam.
Deddy Stanzah selain mendukung Superkid, ternyata masih tetap aktif bersolo karier, baik di panggung maupun di studio rekaman. Di tahun 1976, ia merilis album solo perdananya bertajuk Play It Out Loud. Album ini menawarkan kualitas musik yang terpuji. Tak heran, karena didukung sederet pemusik sohor Bandung, seperti Albert Warnerin, Triawan Munaf, hingga mendiang Harry Roesli.
Di tahun 1977, dengan iringan Silver Train yang terdiri dari Yaya Moektiyo (drums), Harry Minggoes (bass) dan Agus (gitar), Deddy merilis album Gadis dalam Rock. Di tahun 1979, ia kemudian merilis album Pelangi diiringi Dodo Zakaria (keyboard), Oppop (drums), dan Emmand Saleh (gitar). Album ini menawarkan atmosfer yang agak berbeda, karena banyak dijejali nuansa jazz rock, di samping blues yang kental lewat lagu-lagu seperti Kosmetik Jiwa atau Plekie.
Sepercik air
Popularitas Deddy Stanzah semkin meluas, ketika dia menyanyikan lagu Sepercik Air karya Iman A Bharata dan Masa Depan di Tanganmu milik Benny E Gagola dalam album 10 Pencipta Lagu Remaja. Album ini berisikan 10 lagu yang diambil dari para semifinalis Lomba Cipta Lagu Remaja Prambors 1979.
Hingga kini lagu Sepercik Air masih dikenang khalayak sebagai lagu terbaik pada zamannya. Di lagu ini, Deddy diiringi Prambors Band yang terdiri dari Oding Nasution (gitar), Yaya Moektiyo (drum), Dondy SM (keyboard), dan Sudibyo (bas).
Memasuki era akhir 80-an hingga 90-an, Deddy masih berkutat di bilik rekaman. Pada masa itu, ia lebih banyak merilis lagu-lagu single yang tergabung dalam sederet album kompilasi. Ian Antono dari God Bless, adalah salah satu peta musik single-single Deddy Stanzah seperti Aku Kembali (1987).
Sayangnya, Deddy masih belum bisa melepaskan kungkungan pengaruh narkoba. Menjelang akhir hayatnya, Deddy sebetulnya berkeinginan untuk keluar dari pengaruh narkoba. ''Dia ingin sembuh sebetulnya. Namun, Tuhan berkehendak lain,'' cerita Gito Rollies, sahabat terdekat musisi ini.
Selama delapan bulan, Deddy dihimpit berbagai penyakit, mulai dari jantung hingga paru-paru basah. Selama seminggu, Deddy sempat dirawat di sebuah rumah sakit di Bandung, tapi, karena tidak tahan, dia memilih berobat jalan. Di sela-sela penyakit yang mendera, ia masih tampil di panggung, antara lain bersama iringan Time Bomb Blues Band dan menyelesaikan peredaran album terakhirnya bertajuk Paradox. Dan, enam tahun silam, Deddy Stanzah akhirnya menghembuskan napas terakhirnya. Meninggalkan Isye Larisdia, sang isteri, dan kedua anaknya: Ega Pintudana dan Putri Mentari, serta para penggemarnya di penjuru tanah air.

DISKOGRAFI:

Album Grup
Bersama The Rollies
1.The Rollies - The Rollies (Phillips,1968)
2.Halo Bandung - The Rollies (Philips,1969)
3.Let's Start Again - The Rollies (Remaco,1971)
4.Bad News - The Rollies (Remaco,1972)
5.Sign of Love - The Rollies (Purnama Record,1973)

Bersama Superkid
1.Trouble Maker - Nova Record 1976 2.Dezember Break - Nova Record 1977
3.Preman - Purnama Record 1978
4.Special Editions - Irama Tara 1979
5.Cemburu - Pratama Record 1983
6.Gadis Bergelang Emas - Prosound/Airo 1988

Album Solo
1.Play It Out Loud - Nova Records 1976
2.Gadis dalam Rock - Jacksons Records & Tapes 1977
3.Pelangi - Sky Record 1979
4.Studio - Blackboard 1991
5.Rock N'Roll - GNP/Hins Collections 1993
6.Paradox The Last Album - DCU Record 2001

Album Duet
Bersama Gito Rollies
1.Higher N'Higher - GMC Record 1976
2.Lepas Sensor - Sokha Record 1991
Album Kompilasi
1.10 Pencipta Lagu Remaja - DD Record 1979

Single
1.Tomboy - Sokha 1987
2.Aku Kembali - RCA 1988
3.Bondana - Atlantic 1990
4.Siapakah Aku - Billboard 1991

Siapa sangka kalau grup legendaris The Rolling Stones ternyata mampu mengeruk banyak keuntungan dari pernikahan. Pasalnya, untuk menyanyi selama 90 me

Siapa sangka kalau grup legendaris The Rolling Stones ternyata mampu mengeruk banyak keuntungan dari pernikahan. Pasalnya, untuk menyanyi selama 90 menit dalam acara pernikahan, Mick Jagger dan kawan-kawan ini mematok harga sebesar 5 juta Poundsterling atau sekitar Rp80 miliar lebih.

Grup yang beranggotakan Mick Jagger, Keith Richard, Ronnie Wood dan Charlie Watts ini memang terkenal tak mau pasang tarif rendah. Angka yang dipatok ini bahkan lebih tinggi dari tarif Elton John yang biasanya hanya meminta 2 juta Poundsterling saja. Kylie Minouge, Christina Aguilera dan George Michael yang konon sering pasang tarif mahal pun masih belum seberapa dibanding The Rolling Stones ini.

Dalam sebuah poling yang diselenggarakan sebuah stasiun televisi di Inggris, The Rolling Stones menduduki posisi pertama dengan tarif paling mahal sementara Duran Duran menutup posisi 12 besar dengan tarif sebesar 500 ribu Poundsterling. Berikut adalah daftar 12 musisi dengan tarif paling mahal seperti dikutip dari FemaleFirst.

1. The Rolling Stones (5 juta Poundsterling)
2. Elton John (2 juta Poundsterling)
3. Kylie Minogue (2 juta Poundsterling)
4. Christina Aguilera (1,5 juta Poundsterling)
5. George Michael (1,3 juta Poundsterling)
6. Amy Winehouse (1 juta Poundsterling)
7. Paul McCartney (1 juta Poundsterling)
8. Leona Lewis (1 juta Poundsterling)
9. Jennifer Lopez (1 juta Poundsterling)
10. Barry Manilow (750 ribu Poundsterling)
11. Rod Stewart (600 ribu Poundsterling)
12. Duran Duran (500 ribu Poundsterling)
ROCK N' ROLL STILL ALIVE © 2008. Design by :vio Templates Sponsored by: Lagu Hits Lagu Manca